Digerebek Polisi! Puluhan Penjudi Muncang Kocar-kacir di Garut

Sorajabar.com - Suasana tenang malam Minggu di Kampung Samanggen, Desa Wanajaya, Wanaraja, Garut, mendadak gempar. Puluhan orang yang tengah asyik bermain judi kemiri atau yang dikenal dengan 'Judi Muncang' seketika kocar-kacir saat menyadari kehadiran polisi. Sebuah penggerebekan dramatis berhasil dilakukan oleh jajaran Polsek Wanaraja, membubarkan aktivitas ilegal yang meresahkan masyarakat, terutama di momen bulan suci Ramadan.

Detik-detik Penggerebekan Judi Muncang

Operasi senyap yang dipimpin langsung oleh Kapolsek AKP Abusono ini berlangsung pada Minggu malam, 22 Februari 2026, sekitar pukul 23.30 WIB. Lokasi target adalah sebuah lahan terbuka yang berdekatan dengan area pemancingan, yang kerap dijadikan sarang para penjudi. Kedatangan petugas yang tiba-tiba membuat para pelaku panik. Mereka berlarian tunggang-langgang mencoba menyelamatkan diri dari kejaran aparat penegak hukum.

Kapolsek Abusono menjelaskan bahwa saat penggerebekan terjadi, sebagian besar pelaku sedang dalam tahap "pemanasan," yakni mengecek kemiri adu mereka sebelum taruhan besar dipasang. Kondisi ini membuat jumlah orang di lokasi belum terlalu membludak, namun cukup untuk menciptakan suasana mencekam ketika polisi datang. Meskipun banyak yang berhasil melarikan diri, delapan orang pria dewasa tidak berdaya dan terjebak di dalam arena, kemudian langsung disergap petugas.

Barang Bukti dan Para Tersangka Diamankan

Dari lokasi kejadian, polisi berhasil mengamankan delapan pria dewasa yang diduga terlibat dalam praktik judi muncang tersebut. Selain para tersangka, sejumlah barang bukti penting juga turut disita. Ini termasuk 28 butir kemiri adu yang digunakan dalam permainan, uang tunai sejumlah Rp 190.000 yang diduga sebagai uang taruhan, serta tiga unit sepeda motor yang ditinggalkan begitu saja oleh pemiliknya yang panik melarikan diri. Motor-motor ini kini menjadi barang bukti tambahan dan akan menjadi petunjuk untuk pengembangan kasus lebih lanjut.

Para tersangka yang tertangkap kini tengah menjalani pemeriksaan intensif di Mako Polsek Wanaraja. Penyidik akan mendalami peran masing-masing pelaku serta kemungkinan adanya jaringan atau bandar judi di balik aktivitas ilegal ini. Proses hukum akan terus berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam memberantas segala bentuk perjudian.

Respon Masyarakat dan Imbauan Kepolisian

Penggerebekan ini sendiri bukanlah tanpa alasan. Pihak kepolisian bertindak setelah menerima informasi dan laporan dari masyarakat sekitar yang merasa resah dengan maraknya aktivitas judi muncang, terutama di tengah bulan puasa. Keberanian masyarakat untuk melaporkan tindak pidana sangat diapresiasi oleh kepolisian, menunjukkan peran penting partisipasi publik dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Kapolsek Abusono menegaskan kembali imbauan kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya di wilayah Garut, untuk menahan diri dari segala bentuk kegiatan negatif. "Kami mengimbau agar masyarakat menahan diri dan tidak melaksanakan hal-hal negatif, apalagi menjurus ke tindak pidana. Kita harus sama-sama menghargai dan menjaga kesucian bulan puasa," ujar Abusono. Pesan ini bukan hanya berlaku untuk aktivitas perjudian, tetapi juga untuk setiap tindakan yang dapat mencoreng nilai-nilai religius dan sosial, terutama di bulan Ramadan yang penuh berkah. Kepolisian Resort Garut bersama jajarannya berkomitmen penuh untuk terus memantau dan menindak tegas segala bentuk pelanggaran hukum demi terciptanya lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.

Ikuti terus Berita terbaru Jawa Barat hanya di Sorajabar.com

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Digerebek Polisi! Puluhan Penjudi Muncang Kocar-kacir di Garut
  • Digerebek Polisi! Puluhan Penjudi Muncang Kocar-kacir di Garut
  • Digerebek Polisi! Puluhan Penjudi Muncang Kocar-kacir di Garut
  • Digerebek Polisi! Puluhan Penjudi Muncang Kocar-kacir di Garut
  • Digerebek Polisi! Puluhan Penjudi Muncang Kocar-kacir di Garut
  • Digerebek Polisi! Puluhan Penjudi Muncang Kocar-kacir di Garut

Posting Komentar