Cirebon Punya! 6 Tempat Ngabuburit Favorit Saat Ramadan
Sorajabar.com - Bulan Ramadan selalu membawa suasana istimewa, dan salah satu tradisi yang paling dinanti adalah Ngabuburit. Kegiatan menunggu waktu berbuka puasa ini tak hanya menjadi ajang berkumpul, tetapi juga kesempatan menjelajahi keindahan dan keunikan suatu daerah. Di Kota dan Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, tradisi ngabuburit terasa semakin semarak dengan berbagai pilihan lokasi menarik yang selalu dipadati warga. Dari ruang terbuka hijau, situs bersejarah, hingga sentra kuliner legendaris, Cirebon menawarkan pengalaman ngabuburit yang tak terlupakan. Mari kita selami enam destinasi favorit di Cirebon yang sempurna untuk menghabiskan waktu sore Anda menunggu beduk Magrib.
1. Alun-alun Sangkala Buana: Jantung Sejarah dan Pusat Keramaian
Alun-alun Sangkala Buana, yang terletak strategis di Kecamatan Lemahwungkuk, adalah magnet utama bagi warga Cirebon saat ngabuburit. Lokasinya yang berdekatan dengan kemegahan Keraton Kasepuhan dan Masjid Agung Sang Cipta Rasa bukan hanya menjadikannya tempat rekreasi, tetapi juga pusat aktivitas yang kaya akan nilai sejarah dan budaya. Selama Ramadan, area ini dipenuhi keluarga yang menikmati sore dengan berolahraga ringan, mengajak anak-anak bermain, atau sekadar duduk santai menikmati semilir angin. Pengunjung tak perlu khawatir mencari takjil, karena deretan pedagang menjajakan aneka jajanan lezat seperti gorengan, es campur segar, mendoan hangat, hingga berbagai menu berbuka puasa lainnya yang menggoda selera di sekitar alun-alun.
2. Danau Setu Patok: Oase Ketenangan di Tengah Alam
Bagi Anda yang mencari ketenangan dan pemandangan alam yang asri, Danau Setu Patok adalah pilihan ideal. Terletak di Desa Setu Patok, Kecamatan Mundu, danau ini menawarkan suasana damai yang jauh dari hiruk pikuk kota. Hanya sekitar 23 menit berkendara dari Terminal Harjamukti, Setu Patok menjadi tempat favorit warga untuk bersantai di tepi air, menikmati embusan angin sepoi-sepoi, atau bahkan memancing. Keunikan danau ini semakin terpancar dengan adanya bukit kecil di bagian tengahnya yang menambah estetika pemandangan, menciptakan spot foto yang instagrammable. Yang lebih menarik, biaya masuknya sangat terjangkau, pengunjung cukup membayar parkir sekitar Rp2.000 saja.
3. Hutan Kota Sumber: Ngabuburit Sejuk di Bawah Rindangnya Pepohonan
Hutan Kota Sumber, berlokasi di Jalan Sultan Agung, Kecamatan Sumber, adalah destinasi ngabuburit yang menawarkan kesegaran dan keteduhan alami. Ruang terbuka hijau ini menjadi pelarian sempurna bagi warga yang ingin menghabiskan waktu sore dalam suasana tenang dan jauh dari kebisingan kota. Pohon-pohon besar yang menjulang tinggi menciptakan kanopi alami, menjaga udara tetap sejuk dan segar. Di dalam kawasan, terdapat danau buatan kecil yang menambah keasrian serta wahana penyewaan kendaraan mini yang sangat disukai anak-anak. Selama Ramadan, area ini semakin ramai dengan kehadiran pedagang takjil yang siap memanjakan lidah. Kabar baiknya, pengunjung tidak dipungut biaya masuk karena Hutan Kota Sumber merupakan fasilitas umum yang bisa dinikmati siapa saja.
4. Alun-alun Kejaksan: Ikon Baru Cirebon dengan Sentuhan Artistik
Alun-alun Kejaksan telah bertransformasi menjadi ikon kebanggaan baru Kota Cirebon pasca revitalisasi. Dengan desain yang memukau, alun-alun ini menonjolkan kekhasan arsitektur lokal melalui gapura megah dan susunan bata merah yang estetik, menjadikannya spot yang sangat fotogenik. Area ini juga dilengkapi dengan arena bermain anak yang modern dan memadai, memastikan si kecil betah berlama-lama. Revitalisasi yang didanai oleh APBD Provinsi Jawa Barat ini membuat Alun-alun Kejaksan selalu ramai menjelang berbuka puasa. Lokasinya yang berdampingan langsung dengan Masjid Raya At-taqwa juga menjadi nilai tambah, memudahkan warga untuk segera menunaikan ibadah salat Magrib setelah menikmati beragam takjil lezat yang banyak dijajakan di sekitar area.
5. Jalan Moh Toha: Surganya Street Food Cirebon yang Menggugah Selera
Ketika berbicara tentang kuliner di Cirebon, Jalan Moh Toha di Kecamatan Kejaksan adalah nama yang tak bisa dilewatkan. Kawasan ini dikenal luas sebagai surga street food sejati, terutama setelah menjadi lokasi resmi relokasi pedagang kaki lima sejak tahun 2021. Menjelang sore hingga malam, jalan ini berubah menjadi festival kuliner dengan deretan pedagang yang menjajakan beragam hidangan menggugah selera. Dari bakso ikan kenyal, sate aci gurih, bakso goreng renyah, kue cubit lembut, pukis aneka rasa, roti bakar hangat, cilor pedas, seblak nampol, dimsum, pecel ayam, hingga nasi jamblang otentik—semuanya ada di sini. Mayoritas pedagang mulai beroperasi pukul 16.00 hingga 22.00 WIB. Tak heran jika popularitasnya membuat arus kendaraan di kawasan ini kerap tersendat pada jam-jam sibuk menjelang berbuka, menandakan betapa digandrunginya spot kuliner ini.
6. Jalan Siliwangi: Pusat Kuliner Temporer Ramadan yang Meriah
Selama bulan Ramadan, Jalan Siliwangi di Kota Cirebon mengalami transformasi yang menarik, disulap menjadi pusat kuliner temporer yang meriah. Pemerintah Kota Cirebon secara khusus memberikan ruang bagi para pedagang takjil dan pegiat kopi lokal untuk menggelar lapak mereka di sepanjang jalan ini. Menjelang waktu berbuka, kawasan ini menjadi magnet bagi para pemburu takjil yang mencari hidangan untuk membatalkan puasa. Suasana semakin hidup setelah Salat Tarawih, di mana lapak-lapak kopi mulai mengisi ruas jalan, menyediakan tempat bersantai favorit bagi warga. Pemerintah setempat menegaskan bahwa kegiatan ini bersifat sementara dan berkomitmen untuk tetap menjaga aspek kebersihan serta ketertiban kota. Ini adalah kesempatan unik untuk merasakan denyut nadi kuliner Ramadan Cirebon dalam suasana yang berbeda.
Setiap lokasi ngabuburit di Cirebon ini menawarkan pesona dan pengalaman yang berbeda-beda. Alun-alun, baik Sangkala Buana maupun Kejaksan, sangat cocok untuk aktivitas keluarga sambil menikmati keramaian kota. Danau Setu Patok menghadirkan pesona alam yang menenangkan, sementara Hutan Kota Sumber memberikan keteduhan alami untuk relaksasi. Bagi pemburu foto dan penggemar arsitektur, Alun-alun Kejaksan adalah spot terbaik. Namun, jika perut Anda yang berbicara, Jalan Moh Toha dan Jalan Siliwangi adalah destinasi kuliner utama yang wajib dijelajahi. Dengan beragam pilihan tempat ngabuburit di Cirebon, warga dan wisatawan dapat dengan mudah menyesuaikan lokasi sesuai dengan keinginan dan kenyamanan masing-masing, sembari menantikan kumandang azan Magrib yang syahdu.
Ikuti terus berita terbaru Jawa Barat hanya di Sorajabar.com
.jpg)
Posting Komentar